Sabtu, 30 Oktober 2010 07:47:45 WIB
Reporter : M. Syafaruddin
Surabaya - Ancaman dari PSSI kepada agen pemain terkait pembelotan Bajul Ijo ke Indonesia Premiere League (IPL) membuat Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia (PTPI), Saleh Ismail Mukadar berang. Pemain Asing yang meninggalkan Persebaya harus membayar 200 persen dari kontrak.
Saleh mengakui sudah tahu beberapa hari lalu agen sudah menemui pemain asing Persebaya. Dalam pertemuan itu sang agen menjelaskan tentang ancaman PSSI dan segala resikonya.
"Tidak bisa seperti itu. Sekarang saya tanya, pemain dikontrak Persebaya atau PSSI," ucapnya tegas. "Jika mereka meninggalkan klub ini, maka sesuai dengan kontrak, mereka harus membayar 200 persen dari nilai kontrak," lanjutnya. Menurutnya, klausul seperti itu memang sudah tercantum di dalam kontrak pemain.
Saleh juga mengkritik tindakan PSSI yang sering main ancam. Setelah klub diancam bakal dicoret keanggotaannya, kini agen pemain asing bakal dicabut izin kerjanya dan pemain asing itu sendiri akan dideportasi. "Hak apa mereka melakukan itu. Mereka bukan badan imigrasi kan," papar Saleh, Sabtu (30/10/2010).
Pelatih Persebaya, Aji Santoso menerangkan, akibat dari ancaman PSSI itu, pemain asingnya kini kurang tenang dan terbayang-bayang bakal diblack list. Tak heran jika Juan Marcelo Cirelli, John Tarkpor dan Amick Ciani bermain tidak maksimal saat laga uji coba lawan Persekam Metro FC, Jumat (29/10/2010) sore.
Aji nampak kurang sependapat dengan pernyataan pedas yang dilontarkan Saleh Mukadar tentang ancaman PSSI. Menurut Aji, praktek di lapangan tidak semudah teori. "Tidak bisa seperti itu juga. Bagaimana pun pemain pasti terganggu. Bagaimana bila izinnya dicabut," katanya.
Sebenarnya, pria asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini juga resah dengan kondisi saat ini. Apalagi sebagai pelatih, ia terancam bakal dicabut lisensinya oleh PSSI. Mengenai hal ini, Aji memilih hemat komentar.
"Saya tidak mau mempermasalahkan itu dulu," tutup mantan pelatih Persema Malang dan Persisam Samarinda inI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar