Minggu, 31 Oktober 2010 07:51:22 WIB
Reporter : M. Syafaruddin
Surabaya - Persebaya Surabaya saat ini melakukan proteksi ketat terhadap dua pemain asingnya, yakni bek Juan Marcelo Cirelli dan gelandang John Tarkpor. Proteksi diberlakukan untuk menghindari kasus seperti Amick Ciani.
Gara-gara memutuskan untuk berlaga di kompetisi Indonesia Premiere League (IPL), Persebaya Surabaya harus kehilangan Amick Ciani. Padahal striker asal Prancis itu sudah sepakat bergabung, tinggal tanda tangan kontrak saja. Seperti yang disampaikan agen Ciani, Jules Denis Onana, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Ia mengakui, ancaman PSSI yang akan mencabut lisensi agennya di Indonesia cukup menyita pikiran. Ujung-ujungnya, ia terpaksa menarik Ciani dari Persebaya, meski akibat dari ancaman dan penarikan Ciani, ia mengaku rugi jutaan rupiah.
Menanggapi kepergian Ciani, CEO PT Pengelola Persebaya (PT PP) Llano Mahardika membuka mulut. Ia mengungkapkan, para pemain asing sebenarnya tidak perlu khawatir dengan ancaman organiasi yang diketuai Nurdin Halid ini. Sebab, lanjut Llano, tidak semudah itu PSSI melakukan pelarangan.
"Kalau saya melihat mereka (PSSI.red) hanya ketakutan saja. Sehingga mereka melakukan segala cara dan intimidasi agar pelaku IPL ketakutan," terang Llano. Dengan batal bergabungnya Ciani, praktis Bajul Ijo hanya punya dua pemain asing, yakni bek Juan Marcelo Cirelli dan gelandang John Tarkpor.
Llano mengaku, pihaknya sudah berbicara dengan pemain asing Persebaya yang dikontrak Persebaya untuk mengarungi kompetisi IPL. Alumni SMAN 5 Surabaya ini menambahkan, pihaknya bakal melakukan proteksi khusus ke pamain dari 'gangguan' PSSI.
"Tapi dengan catatan, pemain yang bersangkutan juga berkeinginan dan tidak ketakukan ketika bermain untuk Persebaya,” tegas mantan pejabat PT Liga Indonesia (PTLI) ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar