Laporan Fahri Rayyana dari Surabaya
1 Okt 2010 20:28:00
Ketua umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar menegaskan klub kebanggaan arek-arek Suroboyo tak akan dijual. Penegasan ini diberikan untuk menepis rumor sesat yang menyebutkan Persebaya akan bernasib Persijatim (berganti jadi Sriwijaya FC ataupun Gelora Delta yang berubah jadi Deltras Sidoarjo).
“Isu itu menyesatkan. Sama sekali tak ada niatan ke sana. Bisa jadi itu sengaja dihembuskan mereka yang tak suka Persebaya maju. Inginnya Persebaya terus menggantung APBD,” tegasnya. Persebaya, lanjut Saleh, akan tetap menjadi milik Surabaya. Kabar terbaru, grup Medco yang awalnya akan membeli saham Persebaya ternyata dibatalkan.
“Medco akhirnya batal membeli saham kita,” tukasnya.
Saleh menepis bila pembatalan ini disebabkan aksi demo yang dilakukan kelompok supporter, Kamis (30/9) lalu. “Nggak ada hubungannya dengan itu. Pembatalan ini kami capai setelah lakukan lewat negosiasi melelahkan,” Kendati begitu, Saleh memastikan Medco akan tetap bersama Persebaya. Hanya saja, ikatan yang dilakukan tak lagi lewat pembelian saham tapi kerja sama.
“Detilnya masih akan tetap dibahas. Medco nanti yang akan mengelola tim ini sampai empat lima tahun ke depan. Setelah untung, baru diserahkan ke Persebaya. Jadi, nggak ada itu Persebaya akan dipindahkan atau dijual,” tandasnya.
Saleh memahami bila banyak pihak yang belum paham dengan kondisi saat ini. Apalagi, urusan saham memang tak semua miliki kemampuan memahaminya. “Tapi percayalah, semua kami lakukan untuk kebaikan Persebaya ke depan. Dan, perlu dicatat, sedikitpun semua ini kami lakukan tanpa ada niatan untuk mengeruk kepentingan pribadi,” yakinnya.
Sebelum ini, santer dikabarkan Persebaya bakal diakuisisi Medco Grup milik pengusaha Arifin Panigoro. Langkah ini sebagai upaya membawa Persebaya ke professional murni dengan tidak lagi menggantung ke APBD. Konsekwensinya, Persebaya bakal ambil bagian di Liga primer Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar