Kamis, 28 Oktober 2010

SALEH NGAPAIN TAKUT KALAU TIDAK SALAH

Kamis, 28 Oktober 2010 09:42:23 WIB
Reporter : M. Syafaruddin


Surabaya - Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia (PTPI) menunjukkan sikap bad boy-nya. Secara terang-terangan Saleh mengaku tak takut dengan ancaman PSSI tentang pencoretan klub yang mengikuti Indonesian Premiere League (IPL)

Menurut Saleh, tidak sepantasnya PSSI mengancam klub yang mengikuti IPL. Selain itu, PSSI tidak bisa semerta-merta mencoret klub, karena masih ada proses. Menurutnya, pencoretan klub dari keanggotaan harus melewati proses Kongres, itu pun harus disetujui 2/3 dari peserta Kongres. "Saya tidak takut ancaman mereka karena memang aturannya tidak begitu. Kalau tidak salah, siapa takut," kata dalam talk show di salah satu televisi lokal, Kamis (28/10/2010) pagi.

Saleh menambahkan, selama ini PSSI bertindak pengecut dengan menjadikan FIFA sebagai tameng utama. Padahal, lanjut Saleh, sebenarnya organisasi pimpinan Nurdin Halid menyalahi dan memanipulasi aturan yang dibuat FIFA.

Salah satunya adalah aturan tentang adanya klub mengikuti kompetisi di luar PSSI. Sebenarnya, FIFA menurut Saleh dalam aturannya menjelaskan, mendukung segala kompetisi sepakbola. "Selama ini yang digemborkan FIFA tidak setuju dengan LPI, padahal pasal itu sebenarnya belum selesai," sambung eks Ketua Umum KONI Surabaya ini.

Seharusnya, lanjut Saleh, PSSI memikirkan bagaimana cara mengembalikan prestasi Timnas Indonesia. Bukannya menggembar-gemborkan masalah kompetisi yang katanya salah satu terbaik di Asia.

"Selama ini pertandingan pura-pura, mainnya pura-pura hasilnya di Timnas akhirnya juga pura-pura," tutup Saleh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar