Kamis, 14 Oktober 2010 15:13:29 WIB
Reporter : M. Syafaruddin
Surabaya - Komisaris PT Persebaya Indonesia (PTPI) mengizinkan Pengcab PSSI versi Utami untuk mendaftarkan tim ke Divisi Utama. Namun dengan satu catatan, tidak menggunakan nama, logo, warna dan segala macam yang mengandung embel-embel Persebaya.
. Saleh mengatakan, jika pihak Pengcab versi Utami melanggar persyaratannya itu, maka pengcab yang diketuai Wisnu Wardhana ini harus bersiap berhadapan dengan hukum. "Kalau mereka mandaftarkan atas nama Persebaya, dengan logo, warna dan nama yang sama, pasti akan kita polisikan," kata Saleh kepada wartawan.
Menurut Saleh, aspek meliputi nama, warna, logo serta domisili sudah dipatenkan dan memiliki akta notaris. Jadi bila nama Persebaya tetap dicatutkan, maka hukum yang akan berbicara. "Karena kita sudah patenkan nama dan aspek lainnya," katanya.
Senada dengan Saleh, Direktur PTPT, Cholid Goromah juga tidak mempermasalahkan adanya tim di Divisi Utama. "Justru semakin banyak tim dari Surabaya malah semakin bagus. Tapi jangan gunakan nama Persebaya. Gunaka nama Surabaya United atau yang lainnya," sindir Cholid.
Sejatinya antara Persebaya dengan Pengcab PSSI Surabaya sudah berbeda ranah sejak tahun 2006. Persebaya sudah berbadan hukum yakni, perseroan terbatas (PT) dan merupakan anggota PSSI pusat. Sedangkan Pengcab adalah anggota Pengprov PSSI Jatim. "Dari sini saja ranahnya sudah jelas," kata Saleh singkat.
Jika Pengcab membuat tim baru, maka menurut aturan, tim itu harus bertanding di level terendah, yakni Divisi III, lalu beranjak ke Divisi II dan seterusnya hingga Divisi Utama atau Superliga Indonesia. "Lagi pula mereka itu tidak bisa membuat kompetisi kok mau buat tim. Pengcabnya saja tidak jelas, tidak jelas siapa yang milih dia," pungkas Saleh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar