Surabaya - Kekalahan memalukan dialami tim Persebaya Divisi Utama (DU). Tim bentukan Wisnu Wardhana ini harus menelan kekalahan perdana di partai kedua mereka.
Adalah PSBI Blitar yang membuat nama besar Persebaya tercoreng di stadion kebanggan masyarakat Kota Pahlawan, stadion Gelora 10 Nopember, Sabtu (27/11/2010) sore ini.
Atas kekalahan itu, pelatih Persebaya DU, Suwandi HS mengaku sangat kecewa terhadap penampilan Kuncoro cs. Bagaimana tidak, meski hujan peluang, tapi tak satupun yang berujung gol. Tak hanya itu 'harta karun' melalui titik penalti pun tidak bisa dimaksimalkan. Atas segala kejadian itu, Suwandi mengaku kecewa "Saya kecewa dengan penampilan anak-anak sore hari ini. Mereka tidak bisa menunjukkan skema yang sudah saya arahkan. Skema sama sekali tidak berjalan," ucap Suwandi kepada wartawan.
Ditemui dalam sesi jumpa pers, mantan wartawan PSIR Rembang ini menambahkan. "Kita memang banyak peluang tapi tidak bisa dimaksimalkan oleh pemain. Selain itu kita juga sering kehilangan bola dan ini memang masalah mental," sambung mantan bintang Petrokimia Putra ini.
Pada laga ini, satu kartu merah didapat pemain Persebaya, yakni Khodari Amir. Eks pemain Persikubar ini diusir wasit di menit ke-53 setelah terlihat adu fisik dengan bek PSBI Taufiq Angga. "Soal kartu merah sebenarnya tidak perlu terjadi. Tapi ini biasa dalam sepakbola," imbuh Suwandi.
"Semua lini akan kita evaluasi dengan baik sehingga pertandingan besok lawan Metro FC kita bisa lebih bagus," tutup Suwandi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar