Selasa, 02 November 2010

PERSEBAYA AJAK PEMAIN BICARA

Rabu, 03 November 2010 05:30:05 WIB
Reporter : M. Syafaruddin


Surabaya - Di tengah kondisi yang mulai tidak kondusif, PT Pengelola Persebaya (PT PP) mulai mengaja bicara pemain. Rencananya, Rabu (3/11/2010) siang, PT PP akan kembali menemui pemain untuk membicarakan masalah Persebaya.

Seperti diberitakan, sejak menyatakan diri menjadi bagian dari Indonesia Premiere League (IPL), Persebaya mendapat tenanan berat dari PSSI. Berawal dari ancaman pencoretan, kini organisasi pimpinan Nurdin Halid mulai merambah banyak aspek, slaah satunya adalah mencabut izin tinggal dan kerja pemain asing, izin usaha agen bahkan lisensi pelatih. Meski awalnya tidak gentar, namun lambat laut Persebaya mulai gembos. Setelah Amick Ciani gagal merapat, dua pemain asing, Juan Marcelo Cirelli adan John Tarkpor juga terancam meninggalkan Persebaya. Sedangkan pemain lokalm Harri Salisburi yang tak lain adalah menantu enggota exco, M Zein sudah pamitan untuk pulang.

Menghadapi kondisi seperti ini, CEO PT PP, Llano Mahardika mencoba untuk bersikap lebih dingin. Ia mengaku sudah bicara ke pemain. Pihaknya bahkan bakal menjamin keabsahan pemain, khususnya punggawa asing yang sangat takut dengan ancaman PSSI.

"Kita akan pr0teksi pemain. Tapi kita juga butuh kerjasama dari mereka. Saya sudah bicara ke mereka, katanya mereka minta waktu untuk berpikir," kata Llano.

Khususnya untuk pemain asing, ia meminta Tarkpor dan Cirelli tidak gentar menghadapi PSSI. Ia tentu sangat berharap kejadian Ciani tidak terulang ke keduanya. Apalagi Tarkpor dan Cirelli sudah menandatangani kontrak bersama Persebaya.

"Siang ini saya akan ke Surabaya untuk temui mereka. Saya akan bicara lagi dan minta jawaban pemain. Saya berharap pemain mengerti. Untuk segala urusan, kami berusaha menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan," pungkas Llano.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar