Selasa, 26 Oktober 2010 12:45:47 WIB
Reporter : Harry Purwanto
Lumajang - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku pusing tujuh keliling dalam memikirkan sepakbola di Surabaya. Itu karena adanya dualisme kepimpinan di tubuh klub kebangaan arek Suroboyo (Bonek), yakni Persebaya Saleh Mukadar dan Persebaya Wisnu Wardahana.
"Waduh Polemik Persebaya, sebenarnya bukan kapasitas saya untuk mengkomentari, tapi saya prihatin," kat Gus Ipul saat melakukan peninjauan JLS di Lumajang, Selasa (26/10/2010). Dia menambahkan, dengan adanya dua kepengurusan di tubuh Persebaya, dia berharap tidak sampai seperti partai politik.
"Semoga ada solusi yang tepat, agar klub kebanggan Arek Surabaya tetap jaya di pentas sepakbola nasional dan Asia," kata suami Ummu Fatma itu.
Dengan ada polemik dan dualisme pengurusan Persebaya antara Saleh Mukadar dan Wisnu Wardhana, Gus Ipul berencana mencari jalan dan solusi agar bisa kembali bersatu. "Saya sudah mencoba mendekatkan tapi belum ketemu," ujarnya.
Mengenai apa penyebab terjadi dualisme pengurusan di tubuh Persebaya, Gus Ipul enggan memberikan komentar lebih jauh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar