Senin, 11 Oktober 2010

Indah Kurnia: Terlalu Banyak Intervensi Persebaya

Selasa, 12 Oktober 2010 07:00:56 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Mantan manajer Persebaya Surabaya, Indah Kurnia tidak ingin masuk dalam polemik yang mencatut mantan timnya. Indah hanya berharap Bajul Ijo tidak keluar dari PSSI, meski bukan rahasia umum jika Ketua Umum Saleh Ismail Mukadar tidak sejalan dengan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

Kepada beritajatim.com Indah menyampaikan, selama ini ia tidak pernah mengikuti perkembangan Persebaya di media massa. Apalagi aktifitasnya sebagai anggota DPR RI membuatnya menjadi orang yang super sibuk.
Meski begitu, bukan berarti Indah kehilangan informasi seputar Persebaya. Ia selalu mendapatkan kabar seputar sepakbola, khususnya Persebaya dari beberapa kawan. Entah itu melalui email atau pesan singkat (sms).

"Bahkan kalau ada undangan sepakbola di tingkat nasional, saya selalu diundang kok," katanya.

Soal Persebaya yang akan bertanding di kompetisi Liga Primer Indonesia, Indah tidak bisa memberikan banyak komentar. "Saya tidak mau ikut campur masalah ini. Tapi saya hanya minta jangan sampai Persebaya keluar dari PSSI, meski tidak suka Nurdin Halid," harapnya.

Meski tidak ingin Bajul Ijo keluar dadi PSSI, bukan berarti Indah menyalahkan jika Persebaya ikut LPI. Bahkan, Indah setuju jika terjadi revolusi menuju klub profesional di tubuh tim kesayangan 'Arek-arek Suroboyo' ini.

"Kalau LPI bisa kucurkan Rp 20 miliar ke setiap klub, saya berharap itu terealisasi, ambil saja kenapa tidak. Saya mendukung jika Persebaya dikelola manajemen profesional," sambungnya. Selain itu, ia sangat berharap tidak ada pihak-pihak yang cawe-cawe dengan Persebaya.

"Menurut saya Persebaya terlalu banyak intervensi. Jangan sampai semuanya mau jadi pengurus, semuanya mau jadi pelatih. Solusinya, kesampingkan dulu keinginan orang yang mengklaim diri sebagai pengelola Persebaya, mari duduk bersama dan membicarakan masalah ini," tutup Indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar