Selasa, 19 Oktober 2010 19:36:16 WIB
Reporter : M. Syafaruddin
Surabaya - Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia (PTPI), Saleh Ismail Mukadar menampik anggapan dirinya menjual PTPI ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurut Saleh, dirinya akan memberikan seluruh sahamnya ke Pemkot secara cuma-cuma. Sebelumnya, Saleh mengirimkan surat ke Pemkot. Intinya, ia sebagai Komisaris Utama PTPI meminta Pemkot menjadi pemegang saham mayoritas. Sebab, Persebaya adalah milik masyarakat Surabaya, dalam hal ini terwakili oleh Pemkot.
Pertanyaannya apakah Saleh tidak merasa rugi bila memberikan saham mayoritas ke Pemkot. Sebab, sejak awal pembentukan PTPT dua tahun lalu, seluruh pendanaan ditanggung oleh pria yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini. Tak heran jika namanya muncul sebagai pemegang saham mayoritas di PTPI.
"Tidak ada pengorbanan yang harus dibalas. Berkorban ya berkorban. Saya sudah bersyukur dengan kondisi saat ini, jadi tidak perlu jual-jual. Begitu saja kok repot," lanjut Saleh.
Mantan Ketua Umum KONI Surabaya ini menjelaskan, sebenarnya upaya untuk memasukkan Pemkot dalam struktur pemegang saham Persebaya sudah ia lakukan dua tahun lalu. "Tapi dengan alasan larangan Menteri Keuangan, mereka akhirnya tidak mau," urainya.
"Sekarang ketika prospeknya bagus kembali kita ajak mereka. Sehingga kedepan 100 persen saham dimiliki oleh publik," sambungnya.
Saleh berharap, sebelum Persebaya dikembalikan oleh PT Pengelola Persebaya Indonesia (PT PPI) ke tangannya, komposisi saham PTPI sudah tersusun rapi, dan terdiri dari Pemkot, klub internal dan asosiasi suporter.
"Terserah Pemkot mau ditanggapi kapan, harapan kita ya segera. Sebab, untuk saat ini keuntungan mungkin masih belum, tapi tidak akan rugi," tutup Saleh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar