Senin, 25 Oktober 2010 08:07:47 WIB
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya - Entah apa yang ada dalam pikiran sekitar 20 oknum Bonek yang melakukan pelemparan terhadap bus pemain Arema. Pada saat sebagian besar warga Surabaya tidur lelap, mereka justru memilih melempari bus pemain Arema pada pukul 01.00, Senin.
Saat bus yang mengangkut pemain Arema melintas di tol, puluhan Bonek yang berdiri di atas jembatan Ngesong langsung melemparkan dengan batu. Belum didapat informasi apakah ada kerusakan pada bus. "Tak mudah menangkap oknum Bonek yang melempari bus Arema ini," kata Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis Iptu Mardjoko, Senin (25/10/2010).
Kabar pelemparan batu ini direspon aparat kepolisian. Tak tanggung-tanggung, 3 Polsek sekaligus yakni anggota Polsek Dukuh Pakis, Polsek Sukomanunggal dan Polsek Sawahan melakukan pengejaran.
Hasilnya, petugas Polsek Dukuh Pakis menangkap 3 oknum Bonek, Polsek Sukomanunggal dan Polsek Sawahan sama-sama menangkap 2 oknum Bonek. Ketujuh oknum Bonek ini langsung menjalani pemeriksaan di Polsek.
Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (24/10/2010) siang, sekelompok pemuda beratribut kaos Persebaya melempari batu terhadap mobil plat N (Malang) di KM 6 tol Waru arah Perak.
Akibat pelemparan batu ini, sejumlah mobil plat N mengalami kerusakan pada bagian kaca depan. Aksi pelemparan batu ini jelang pertandingan Persela Lamongan versus Arema Indonesia di stadion Surajaya, Lamongan yang berlangsung tadi malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar